SA 200-299 Prinsip Umum dan Tanggung Jawab
SA 200 Tujuan Keseluruhan Auditor Independen dan Pelaksanaan Audit Berdasarkan Standar Audit
Standar payung yang menjelaskan tujuan audit atas laporan keuangan, konsep keyakinan memadai, dan cara auditor membaca serta mematuhi seluruh SA lainnya.
Tim UpdateSAK · Catatan belajar edisi 2025 · Diperbarui 30 Oktober 2026 · Padanan: ISA 200 Overall Objectives of the Independent Auditor and the Conduct of an Audit in Accordance with International Standards on Auditing
Poin Kunci
- Auditor wajib mematuhi ketentuan etika yang relevan, termasuk independensi, untuk setiap perikatan audit laporan keuangan.
- Audit direncanakan dan dilaksanakan dengan skeptisisme profesional, yaitu sikap selalu mempertanyakan dan waspada terhadap indikasi kesalahan penyajian.
- Pertimbangan profesional digunakan sepanjang audit, misalnya dalam menetapkan materialitas, menilai risiko, dan mengevaluasi bukti.
- Auditor harus memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat agar risiko audit turun ke tingkat rendah yang dapat diterima.
- Auditor wajib memahami seluruh isi setiap SA yang relevan, termasuk materi penerapan, agar tujuan masing-masing SA tercapai.
- Setiap ketentuan dalam SA yang relevan harus dipatuhi, kecuali ketentuan itu memang tidak relevan dengan kondisi perikatan.
- Dalam keadaan luar biasa, auditor boleh menyimpang dari suatu ketentuan, asalkan melakukan prosedur alternatif yang mencapai maksud ketentuan tersebut dan mendokumentasikannya.
- Jika suatu tujuan SA tidak dapat dicapai, auditor mengevaluasi dampaknya terhadap opini atau kemungkinan menarik diri dari perikatan.
Praktik di Kertas Kerja
- Simpan memo strategi audit yang menjelaskan kerangka pelaporan keuangan yang berlaku (misalnya SAK Indonesia atau SAK EP) dan dasar keyakinan memadai.
- Buat bagian khusus di kertas kerja (misalnya indeks A atau KK umum) untuk konfirmasi independensi seluruh anggota tim di awal perikatan.
- Catat contoh nyata penerapan skeptisisme profesional, seperti pertanyaan lanjutan ke manajemen dan bukti pendukung yang dikumpulkan.
- Dokumentasikan setiap keputusan pertimbangan profesional yang signifikan beserta alasannya, bukan hanya kesimpulannya.
- Jika ada ketentuan SA yang dinilai tidak relevan, tuliskan alasan singkatnya agar reviewer dan inspektur memahami keputusan tim.
Temuan Reviu Mutu yang Sering Muncul
- Skeptisisme profesional tidak terlihat di kertas kerja, misalnya penjelasan manajemen diterima tanpa dikuatkan bukti.
- Bukti audit kurang cukup untuk mendukung opini, terutama pada akun dengan risiko tinggi.
- Tim tidak dapat menunjukkan pemahaman atas kerangka pelaporan keuangan yang dipakai entitas.
- Konfirmasi independensi tim tidak lengkap atau ditandatangani setelah pekerjaan lapangan dimulai.
Catatan ini adalah ringkasan untuk belajar, bukan pengganti teks standar. Untuk pekerjaan perikatan, rujuk dokumen resmi IAPI di iapi.or.id.
PSAK Terkait
Tanya Jawab
Apa bedanya keyakinan memadai dan keyakinan absolut?
Keyakinan memadai adalah tingkat keyakinan tinggi tetapi tidak mutlak, karena ada keterbatasan bawaan audit seperti penggunaan sampling, pertimbangan manajemen, dan kemungkinan kolusi. Auditor tidak pernah menjamin laporan keuangan seratus persen bebas salah saji.
Apakah auditor boleh tidak mematuhi suatu ketentuan SA?
Hanya dalam keadaan luar biasa dan bila ketentuan itu relevan tetapi tidak dapat dilaksanakan. Auditor harus melakukan prosedur alternatif yang mencapai maksud ketentuan tersebut dan mendokumentasikan alasannya.
Kenapa SA 200 sering keluar di ujian CPA?
Karena SA 200 berisi konsep dasar seperti risiko audit, materialitas, skeptisisme, dan pertimbangan profesional yang menjadi fondasi semua SA lain. Soal kasus biasanya menguji apakah peserta paham hubungan konsep ini.