Analisis Kredit
Checklist PSAK untuk Analis Kredit dan RM: Membaca Laporan Keuangan Calon Debitur
PSAK yang paling sering mengubah angka laporan keuangan calon debitur: cadangan piutang, pengakuan pendapatan proyek, sewa, imbalan kerja, dan klasifikasi utang. Lengkap dengan pertanyaan untuk debitur.
Tim UpdateSAK · Diperbarui 27 Oktober 2026
Analis kredit dan RM membaca laporan keuangan untuk menilai kemampuan bayar. Masalahnya, angka yang sama bisa berubah cukup besar tergantung apakah perusahaan sudah menerapkan PSAK dengan benar. Checklist berikut membantu menandai pos yang perlu ditanyakan sebelum menghitung rasio.
Lima Pos yang Paling Sering Berubah
| Pos | Standar | Yang Dicek | Dampak ke Analisis |
|---|---|---|---|
| Piutang usaha | PSAK 109 | Ada cadangan kerugian kredit ekspektasian berbasis umur piutang atau hanya persentase tetap | Aset lancar dan laba bisa turun, current ratio berubah |
| Pendapatan proyek | PSAK 115 | Pendapatan kontraktor diakui sesuai kemajuan, bukan saat tagihan | Laba dan piutang bisa bergeser antar periode |
| Sewa jangka panjang | PSAK 116 | Sewa gudang, kantor, atau alat sudah dicatat sebagai aset hak guna dan liabilitas sewa | Utang naik, DER dan utang terhadap EBITDA berubah |
| Imbalan kerja | PSAK 219 | Liabilitas pesangon dan pensiun dihitung aktuaria sesuai PP 35/2021 | Liabilitas tersembunyi yang menurunkan ekuitas |
| Klasifikasi utang | PSAK 201 | Utang bank yang covenant-nya dilanggar sudah direklasifikasi menjadi jangka pendek | Likuiditas jauh lebih ketat dari yang terlihat |
Pertanyaan untuk Calon Debitur
- Siapa yang menyusun laporan keuangan dan memakai kerangka SAK apa?
- Bagaimana cadangan piutang dihitung, dan berapa piutang yang lewat 90 hari?
- Apakah ada sewa jangka panjang yang belum tercatat sebagai liabilitas?
- Apakah ada covenant bank lain yang dilanggar di akhir tahun?
- Apakah liabilitas imbalan kerja dihitung aktuaris?
Mulai 2027: PSAK 118
Laporan laba rugi entitas yang memakai SAK Indonesia akan disajikan dalam kategori operasi, investasi, dan pendanaan dengan subtotal laba usaha yang baku. Analis perlu menyesuaikan cara mengambil EBIT dan EBITDA dari laporan baru. Contohnya ada di artikel contoh laba rugi PSAK 118.
Kalau Berkas Debitur Belum Siap
Debitur yang laporan keuangannya belum siap dianalisis bisa dirujuk ke penasihat dari sisi debitur. RM dan Commercial Head dapat melihat kerja sama untuk RM bank di FA Indonesia. Bila bank mensyaratkan audit atau penilaian agunan, debitur bisa memilih KAP dan KJPP berizin lewat CariAkuntan.
Standar Terkait
Tanya Jawab
PSAK apa yang paling sering mengubah angka calon debitur?
PSAK 109 untuk cadangan piutang, PSAK 115 untuk pendapatan proyek, PSAK 116 untuk sewa, PSAK 219 untuk imbalan kerja, dan PSAK 201 untuk klasifikasi utang.
Kenapa sewa memengaruhi rasio utang debitur?
Sejak PSAK 116, sewa jangka panjang dicatat sebagai aset hak guna dan liabilitas sewa, sehingga total utang dan DER naik walaupun tidak ada pinjaman baru.
Apa dampak PSAK 118 bagi analis kredit?
Mulai 2027 laba rugi disajikan dalam kategori operasi, investasi, dan pendanaan, sehingga cara mengambil EBIT dan EBITDA dari laporan perlu disesuaikan.