SA 500-599 Bukti Audit
SA 530 Sampling Audit
Mengatur penggunaan sampling audit statistik maupun nonstatistik dalam merancang dan memilih sampel, melaksanakan uji pengendalian dan uji detail, serta mengevaluasi hasilnya.
Tim UpdateSAK · Catatan belajar edisi 2025 · Diperbarui 30 Oktober 2026 · Padanan: ISA 530 Audit Sampling
Poin Kunci
- Saat merancang sampel, auditor mempertimbangkan tujuan prosedur dan karakteristik populasi dari mana sampel diambil.
- Auditor menentukan ukuran sampel yang cukup untuk menurunkan risiko sampling ke tingkat rendah yang dapat diterima.
- Sampel dipilih sedemikian rupa sehingga setiap unit sampling dalam populasi memiliki peluang untuk terpilih.
- Auditor melaksanakan prosedur yang tepat atas setiap unsur terpilih; bila prosedur tidak dapat diterapkan, unsur tersebut diperlakukan sebagai deviasi atau salah saji.
- Auditor menyelidiki sifat dan penyebab setiap deviasi atau salah saji serta dampaknya pada tujuan prosedur dan area lain.
- Anomali hanya boleh dinyatakan bila auditor memperoleh tingkat kepastian tinggi bahwa kejadian tersebut tidak mewakili populasi.
- Untuk uji detail, auditor memproyeksikan salah saji sampel ke populasi.
- Auditor mengevaluasi hasil sampel dan menilai apakah sampel memberikan dasar memadai untuk kesimpulan atas populasi.
Praktik di Kertas Kerja
- Dokumentasikan definisi populasi, unit sampling, uji kelengkapan populasi (rekonsiliasi ke buku besar), metode seleksi, dan parameter ukuran sampel.
- Metode seleksi umum: random, systematic dengan titik awal acak, dan monetary unit sampling (MUS); haphazard boleh untuk nonstatistik asal tanpa bias, sedangkan block selection umumnya tidak tepat.
- Pisahkan unsur bernilai besar atau kunci (key items) di atas materialitas pelaksanaan untuk diuji 100%, lalu sampling untuk sisa populasi.
- Untuk uji pengendalian, tentukan tingkat deviasi yang dapat ditoleransi dan tingkat deviasi yang diharapkan; ukuran sampel mengikuti metodologi KAP berdasarkan frekuensi pengendalian.
- Proyeksikan salah saji: misalnya dengan ratio method (salah saji sampel dibagi nilai sampel dikali nilai populasi) dan bandingkan dengan salah saji yang dapat ditoleransi, lalu masukkan ke SAD sesuai SA 450.
- Simpan daftar sampel terpilih dan hasil per unsur agar dapat direplikasi.
Temuan Reviu Mutu yang Sering Muncul
- Populasi tidak diuji kelengkapannya sebelum sampling.
- Ukuran sampel tidak didukung perhitungan atau dasar yang terdokumentasi.
- Salah saji sampel tidak diproyeksikan ke populasi atau dianggap anomali tanpa dasar kuat.
- Seleksi sampel bias, misalnya hanya memilih transaksi dari bulan tertentu.
Catatan ini adalah ringkasan untuk belajar, bukan pengganti teks standar. Untuk pekerjaan perikatan, rujuk dokumen resmi IAPI di iapi.or.id.
Tanya Jawab
Apa beda sampling statistik dan nonstatistik?
Sampling statistik memakai seleksi acak dan teori probabilitas untuk mengevaluasi hasil dan mengukur risiko sampling. Nonstatistik tidak memenuhi kedua karakteristik itu tetapi tetap harus dirancang dengan baik.
Apakah memilih semua transaksi di atas nilai tertentu termasuk sampling?
Tidak. Seleksi unsur tertentu (specific item selection) bukan sampling sehingga hasilnya tidak diproyeksikan ke sisa populasi.
Apa itu risiko sampling?
Risiko bahwa kesimpulan dari sampel berbeda dengan kesimpulan jika seluruh populasi diuji.