Chat Ananta, CPA

SA 300-499 Penilaian Risiko dan Respons

SA 320 Materialitas dalam Tahap Perencanaan dan Pelaksanaan Audit

Mengatur penerapan konsep materialitas oleh auditor dalam merencanakan dan melaksanakan audit atas laporan keuangan.

Tim UpdateSAK · Catatan belajar edisi 2025 · Diperbarui 30 Oktober 2026 · Padanan: ISA 320 Materiality in Planning and Performing an Audit

Tujuan Auditor: Auditor menerapkan konsep materialitas secara tepat dalam perencanaan dan pelaksanaan audit.

Poin Kunci

  • Auditor menetapkan materialitas untuk laporan keuangan secara keseluruhan saat menyusun strategi audit.
  • Jika ada golongan transaksi, saldo akun, atau pengungkapan tertentu yang salah sajinya di bawah materialitas keseluruhan dapat memengaruhi keputusan pengguna, auditor menetapkan tingkat materialitas khusus untuk area tersebut.
  • Auditor menetapkan materialitas pelaksanaan (performance materiality) untuk menurunkan ke tingkat rendah yang tepat kemungkinan agregat salah saji yang tidak terkoreksi dan tidak terdeteksi melebihi materialitas.
  • Penetapan materialitas memerlukan pertimbangan profesional, umumnya dengan menerapkan persentase pada tolok ukur (benchmark) yang relevan bagi pengguna.
  • Materialitas direvisi apabila auditor memperoleh informasi baru yang akan menyebabkan angka berbeda jika diketahui sejak awal, misalnya hasil aktual berbeda signifikan dari proyeksi.
  • Jika materialitas direvisi lebih rendah, auditor menilai apakah materialitas pelaksanaan dan prosedur audit lanjutan juga perlu disesuaikan.
  • Auditor mendokumentasikan angka materialitas keseluruhan, materialitas khusus, materialitas pelaksanaan, faktor yang dipertimbangkan, dan setiap revisinya.

Praktik di Kertas Kerja

  • Ilustrasi saja (bukan angka standar): laba sebelum pajak Rp 20.000.000.000, benchmark 5% sehingga materialitas keseluruhan Rp 1.000.000.000; materialitas pelaksanaan 75% dari materialitas yaitu Rp 750.000.000 (lebih rendah, misalnya 50% sampai 60%, bila risiko lebih tinggi atau banyak koreksi tahun lalu); batas clearly trivial 5% dari materialitas yaitu Rp 50.000.000.
  • Persentase dan benchmark pada ilustrasi di atas mengikuti praktik umum KAP, bukan ketentuan SA; selalu ikuti metodologi KAP dan dokumentasikan alasan pemilihan benchmark (laba sebelum pajak, pendapatan, total aset, ekuitas, atau beban untuk entitas nirlaba).
  • Jika laba fluktuatif atau mendekati nol, pertimbangkan laba yang dinormalisasi atau benchmark lain seperti pendapatan, dan jelaskan di kertas kerja.
  • Pertimbangkan materialitas khusus untuk item sensitif, misalnya remunerasi direksi, transaksi pihak berelasi, atau pengungkapan yang diatur regulator.
  • Evaluasi ulang materialitas saat menerima draf laporan keuangan final; jika angka aktual berbeda signifikan dari angka perencanaan, dokumentasikan revisi dan dampaknya pada luas pengujian.
  • Hubungkan materialitas pelaksanaan dengan penentuan sampel dan batas penyelidikan pada prosedur analitis substantif.

Temuan Reviu Mutu yang Sering Muncul

  • Pemilihan benchmark dan persentase tidak dijelaskan atau tidak sesuai dengan fokus pengguna laporan keuangan.
  • Materialitas tidak dievaluasi ulang meskipun angka final berbeda jauh dari angka perencanaan.
  • Materialitas pelaksanaan ditetapkan terlalu tinggi tanpa mempertimbangkan riwayat koreksi atau risiko.
  • Batas clearly trivial dipakai sebagai ambang untuk tidak menginvestigasi selisih secara keseluruhan.

Catatan ini adalah ringkasan untuk belajar, bukan pengganti teks standar. Untuk pekerjaan perikatan, rujuk dokumen resmi IAPI di iapi.or.id.

PSAK Terkait

Tanya Jawab

Apa beda materialitas keseluruhan dan materialitas pelaksanaan?

Materialitas keseluruhan adalah ambang untuk laporan keuangan secara utuh. Materialitas pelaksanaan lebih rendah, dipakai untuk merancang prosedur agar ada ruang (buffer) bagi salah saji yang tidak terdeteksi dan agregasi salah saji.

Apa itu clearly trivial?

Batas di bawah mana salah saji jelas tidak berarti, baik secara individual maupun agregat. Salah saji di atas batas ini wajib diakumulasi sesuai SA 450.

Apakah persentase 5% laba sebelum pajak diatur SA 320?

Tidak. SA 320 hanya memberi contoh pendekatan. Persentase yang dipakai adalah pertimbangan profesional dan metodologi masing-masing KAP.

Standar Lain di Kelompok Ini

Chat Ananta, CPA