Chat Ananta, CPA

SA 600-699 Menggunakan Pekerjaan Pihak Lain

SA 610 Penggunaan Pekerjaan Auditor Internal

Mengatur kapan dan bagaimana auditor eksternal dapat memanfaatkan pekerjaan fungsi audit internal entitas, serta batasan penggunaan auditor internal untuk memberi bantuan langsung.

Tim UpdateSAK · Catatan belajar edisi 2025 · Diperbarui 30 Oktober 2026 · Padanan: ISA 610 (Revised 2013), Using the Work of Internal Auditors

Tujuan Auditor: Auditor eksternal menentukan apakah pekerjaan fungsi audit internal atau bantuan langsung dari auditor internal dapat digunakan, sejauh mana, dan di area apa; jika digunakan, auditor memastikan penggunaan itu memadai untuk tujuan audit.

Poin Kunci

  • Auditor mengevaluasi objektivitas fungsi audit internal, termasuk status organisasi dan kebijakan yang mendukungnya.
  • Auditor menilai kompetensi fungsi audit internal dan apakah fungsi tersebut menerapkan pendekatan yang sistematis dan tertib, termasuk pengendalian mutu.
  • Pekerjaan audit internal tidak boleh digunakan bila objektivitas, kompetensi, atau pendekatan sistematisnya tidak memadai.
  • Semakin tinggi risiko yang dinilai dan semakin banyak pertimbangan signifikan yang dibutuhkan, semakin sedikit pekerjaan audit internal yang boleh diandalkan.
  • Auditor eksternal wajib melakukan prosedur sendiri atas pekerjaan audit internal yang direncanakan untuk digunakan, termasuk melakukan ulang sebagian pekerjaan tersebut.
  • Bantuan langsung dari auditor internal hanya dapat digunakan jika tidak dilarang regulasi, dengan arahan, supervisi, dan reviu dari tim audit eksternal.
  • Auditor internal tidak boleh ditugaskan pada area yang memerlukan pertimbangan signifikan, risiko tinggi, atau pekerjaan yang pernah mereka kerjakan sendiri.
  • Seluruh pertimbangan signifikan dalam audit tetap menjadi tanggung jawab auditor eksternal dan didokumentasikan.

Praktik di Kertas Kerja

  • Minta piagam audit internal, struktur pelaporan, dan rencana kerja tahunan untuk menilai objektivitas sejak awal.
  • Pilih area berisiko rendah dan rutin (misalnya uji pengendalian berulang) sebagai kandidat pemanfaatan pekerjaan audit internal.
  • Lakukan reperformance atas sampel pekerjaan audit internal dan simpan hasilnya di kertas kerja.
  • Bila memakai bantuan langsung, siapkan konfirmasi tertulis dari entitas bahwa auditor internal tidak akan diintervensi manajemen.
  • Diskusikan rencana penggunaan dengan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola saat komunikasi perencanaan.

Temuan Reviu Mutu yang Sering Muncul

  • Evaluasi objektivitas dan kompetensi audit internal tidak didokumentasikan.
  • Auditor mengandalkan pekerjaan audit internal tanpa melakukan ulang atau menguji sebagian pekerjaan tersebut.
  • Pekerjaan audit internal dipakai pada area berisiko tinggi atau yang memerlukan pertimbangan signifikan.
  • Penggunaan bantuan langsung tanpa supervisi dan reviu yang setara dengan anggota tim sendiri.

Catatan ini adalah ringkasan untuk belajar, bukan pengganti teks standar. Untuk pekerjaan perikatan, rujuk dokumen resmi IAPI di iapi.or.id.

Tanya Jawab

Apakah auditor eksternal wajib memakai pekerjaan audit internal?

Tidak. SA 610 hanya mengatur bila auditor memilih memanfaatkannya; auditor dapat memutuskan untuk tidak menggunakannya sama sekali.

Apa beda memakai pekerjaan fungsi audit internal dan bantuan langsung?

Pada yang pertama, auditor memanfaatkan pekerjaan yang sudah dilakukan audit internal untuk kepentingan entitas. Pada bantuan langsung, auditor internal mengerjakan prosedur audit eksternal di bawah arahan tim audit eksternal.

Apakah tanggung jawab opini berkurang jika memakai pekerjaan audit internal?

Tidak. Auditor eksternal tetap bertanggung jawab penuh atas opini yang dinyatakan.

Standar Lain di Kelompok Ini

Chat Ananta, CPA