Kontraktor Mengakui Pendapatan dari Tagihan: Koreksi ke Progres dan Kontrak Merugi
Kontraktor mencatat pendapatan sebesar termin tagihan. Koreksi ke metode input PSAK 115 dan bentuk provisi untuk proyek yang diperkirakan merugi.
Fakta Kasus
- PT Bangun Karya Dummy, kontraktor gedung, memiliki dua proyek berjalan pada 31 Desember 2026.
- Proyek A: nilai kontrak Rp10.000 juta, estimasi total biaya Rp8.000 juta, biaya terjadi Rp4.000 juta, sudah ditagih Rp3.500 juta.
- Proyek B: nilai kontrak Rp2.000 juta, estimasi total biaya terbaru Rp2.300 juta, biaya terjadi Rp920 juta, belum ditagih.
- Perusahaan mengakui pendapatan sebesar tagihan dan membebankan seluruh biaya terjadi.
| Data | Proyek A | Proyek B |
|---|---|---|
| Nilai kontrak | 10.000 | 2.000 |
| Estimasi total biaya | 8.000 | 2.300 |
| Biaya terjadi | 4.000 | 920 |
| Tagihan | 3.500 | 0 |
Pertanyaan
- Berapa progres dan pendapatan yang seharusnya diakui per proyek?
- Berapa aset kontrak atau liabilitas kontrak?
- Bagaimana perlakuan Proyek B yang diperkirakan merugi?
- Buat jurnal penyesuaian.
Lihat Pembahasan
Analisis
Proyek A: progres 4.000 ÷ 8.000 = 50%. Pendapatan 50% × 10.000 = Rp5.000 juta. Sudah diakui 3.500, kurang Rp1.500 juta, disajikan sebagai aset kontrak.
Proyek B: progres 920 ÷ 2.300 = 40%. Pendapatan 40% × 2.000 = Rp800 juta, biaya 920, rugi diakui Rp120 juta.
Total rugi proyek B Rp300 juta (2.000 dikurangi 2.300). Sisa rugi Rp180 juta yang belum diakui harus segera dibentuk provisi kontrak merugi.
Jurnal Penyesuaian (Rp juta)
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Aset kontrak | 1.500 | |
| Pendapatan kontrak | 1.500 | |
| Aset kontrak | 800 | |
| Pendapatan kontrak | 800 | |
| Beban pokok pendapatan (kontrak merugi) | 180 | |
| Provisi kontrak merugi | 180 |
Dampak ke Laporan Keuangan
| Pos | Sebelum | Sesudah |
|---|---|---|
| Pendapatan | 3.500 | 5.800 |
| Aset kontrak | 0 | 2.300 |
| Provisi kontrak merugi | 0 | 180 |
Kalimat CALK
Pendapatan dari kontrak konstruksi diakui sepanjang waktu berdasarkan tingkat penyelesaian yang diukur dengan biaya yang terjadi dibandingkan estimasi total biaya. Jika total biaya kontrak kemungkinan besar melebihi total pendapatan kontrak, taksiran kerugian segera diakui sebagai beban.
Prosedur Auditor
- Minta laporan estimasi biaya penyelesaian (cost to complete) per proyek dan bandingkan dengan RAB dan progres fisik.
- Uji biaya terjadi ke faktur subkontraktor dan bukti penerimaan material.
- Cocokkan nilai kontrak dan addendum ke dokumen kontrak.
- Identifikasi proyek dengan margin negatif untuk provisi kontrak merugi.
Catatan Manager Akuntansi
- Perbarui estimasi biaya total setiap kuartal bersama tim proyek.
- Pisahkan retensi dan uang muka pelanggan dari aset kontrak.
- Pantau proyek merugi sejak awal agar tidak menjadi temuan akhir tahun.